AD/ART

DRAFT REVISI
ANGGARAN DASAR HIMPUNAN ALUMNI
AKADEMI ILMU STATISTIK/SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK
Mukadimah
Bahwa statistik penting artinya bagi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi
penyelenggaraan berbagai kegiatan di segenap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara;
Bahwa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik, selain
perlu didukung dengan tersedianya statistik yang lengkap, akurat, dan mutakhir
juga perlu adanya pembinaan yang komprehensif dan berkesinambungan;
Bahwa menyadari akan kedudukan dan fungsi para alumni Akademi Ilmu Statistik /Sekolah Tinggi
Ilmu Statistik dalam masyarakat dan almamater, maka dengan Rahmat Tuhan Yang Maha
Esa para Alumni Akademi Ilmu Statistik /Sekolah Tinggi Ilmu Statistik sepakat
membentuk suatu wadah kebersamaan dalam organisasi dengan nama Himpunan Alumni
Akademi Ilmu Statistik /Sekolah Tinggi Ilmu Statistik untuk turut serta mengisi
pembangunan nasional dalam mengembangkan perstatistikan Indonesia serta
meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN WAKTU
Nama
Pasal 1
Organisasi ini bernama Himpunan Alumni Akademi Ilmu Statistik /Sekolah Tinggi Ilmu Statistik yang
selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut HAISSTIS.
Tempat Kedudukan
Pasal 2
HAISSTIS berkedudukan di Jakarta.
Waktu
Pasal 3
HAISSTIS didirikan pada tanggal tujuhbelas bulan September tahun dua ribu tiga untuk jangka waktu
yang tidak ditentukan.
BAB II
ASAS, SIFAT, TUJUAN DAN USAHA
Asas
Pasal 4
HAISSTIS berasaskan Pancasila
Sifat
Pasal 5
(1) HAISSTIS bersifat kekeluargaan dan profesional yang berorientasi kepada almamater dan
masyarakat.
(2) HAISSTIS bersifat non politis dan menjunjung tinggi kemandirian
Tujuan
Pasal 6
HAISSTIS bertujuan untuk:
(a) menjunjung tinggi nama baik almamater;
(b) membina dan mengembangkan semangat kebersamaan antaranggota;
(c) ikut berusaha mengembangkan perstatistikan Indonesia dan
(d) ikut meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik
Upaya
Pasal 7
Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, HAISSTIS melakukan upaya:
a. membantu meningkatkan dan mengembangkan keahlian dalam bidang statistik
b. menciptakan forum komunikasi dan konsultasi dalam rangka meningkatkan rasa
kekeluargaan dan kebersamaan antar anggota;
c. memberikan advokasi tentang permasalahan anggota
d. menyelenggarakan dan mengembangkan hubungan kerja sama dengan berbagai pihak;
e. ikut mendukung Sistem Statistik Nasional; dan
f. meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan statistik
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 8
(1) Anggota HAISSTIS terdiri dari:
a. Anggota Biasa, yaitu seluruh lulusan dari Akademi Ilmu Statistik dan lulusan Sekolah
Tinggi Ilmu Statistik yang merupakan sekolah tinggi kedinasan Badan Pusat Statistik;
b. Anggota Luar Biasa, yaitu mereka yang telah berjasa dan mengabdikan diri dalam bidang
statistik dan atas permintaan sendiri berkeinginan menjadi anggota HAISSTIS; dan
c. Anggota Kehormatan, yaitu mereka yang telah berjasa kepada almamater dan HAISSTIS.
(2) Anggota kehormatan sebagai mana dimaksud pada ayat (1) huruf c, diangkat dan ditetapkan
oleh pengurus
BAB IV
ORGANISASI
Susunan Organisasi
Pasal 9
Susunan organisasi HAISSTIS terdiri dari:
a. Kongres;
b. Pelindung dan Dewan Penasehat;
c. Pengurus Pusat
d. Pengurus Angkatan ; dan .
e. Koordinator wilayah
Kongres
Pasal 10
(1) Kongres merupakan badan musyawarah yang memegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi
HAISSTIS yang diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 4 (empat) tahun.
(2) Dalam kongres dibahas dan ditetapkan hal-hal sebagai berikut:
(a) pertanggungjawaban pengurus termasuk laporan keuangan selama masa bakti kepengurusannya;
(b) menetapkan perubahan dan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah
Tangga;
(c) pemilihan pengurus; dan
(d) menetapkan kebijakan organisasi
(3) Dalam keadaan luar biasa dan mendesak dapat diadakan Kongres Luar Biasa atas usul 1/2 + 1
(satuperdua ditambah satu) dari seluruh Pengurus Angkatan
Pelindung dan Dewan Penasehat
Pasal 11
(1) Pelindung dan Dewan Penasehat bertugas untuk memberi pengarahan, pertimbangan,
saran, dan/atau nasehat kepada HAISSTIS.
(2) secara ex-oficio Kepala Badan Pusat Statistik sebagai Pelindung HAISSTIS
(3) Dewan Penasehat yang terdiri dari alumni senior Akademi Ilmu Statistik dan/atau Sekolah
Tinggi Ilmu Statistik yang merupakan sekolah tinggi kedinasan Badan Pusat Statistik.
dipilih oleh Pengurus HAISSTIS
(4) Dewan Penasehat sekurang-kurangnya terdiri dari seorang Ketua Dewan merangkap
anggota dan sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang anggota.
Pengurus Pusat
Pasal 12
Pengurus Pusat HAISSTIS merupakan pelaksana organisasi tertinggi yang sekurang-kurangnya
terdiri dari:
a. Ketua Umum;
b. Ketua Harian;
c. Sekretaris; dan
d. Bendahara.
Pengurus Angkatan
Pasal 13
Pengurus Angkatan merupakan pelaksana organisasi di tingkat angkatan yang sekurang-kurangnya terdiri
dari:
a. Ketua
b. Wakil Ketua
c. Sekretaris
Koordinator Wilayah
Pasal 14
Koordinator Wilayah bertugas mengkoordinasikan Alumni Akademi Ilmu Statistik/ Sekolah
Tinggi Ilmu Statistik di wilayahnya.
Rapat Pengurus dan Rapat Kerja
Pasal 15
(1) Rapat pengurus diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan.
(2) Rapat kerja antar pengurus pusat dengan pengurus angkatan diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu)
kali dalam masa kerja.
(3) Pengambilan keputusan rapat pengurus dan rapat kerja diusahakan untuk ditetapkan berdasarkan
musyawarah dan mufakat.
Masa Bhakti Pengurus
Pasal 16
(1) Masa bakti Pengurus Pusat dan Pengurus Angkatan adalah 4 (empat) tahun
(2) Ketua Umum Pengurus Pusat yang telah habis masa bhaktinya dapat dipilih kembali
(3) Masa Bhakti Ketua Umum Pengurus Pusat HAISSTIS sebanyak-banyaknya dalam 2 (dua) kali masa
bhakti dan ditetapkan dalam kongres.
BAB V
KEUANGAN, PERUBAHAN DAN PEMBUBARAN
Keuangan
Pasal 17
Sumber keuangan organisasi HAISSTIS diperoleh dari:
a. uang iuran anggota;
b. sumbangan yang bersifat tidak mengikat; dan
c. usaha dan penerimaan lain yang sah.
Perubahan
Pasal 18
Anggaran dasar ini dapat diubah oleh Keputusan Kongres atau Kongres Luar Biasa.
Pembubaran
Pasal 19
(1) pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan dalam kongres luar biasa yang khusus diadakan untuk
maksud pembubaran dan dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari seluruh angkatan
(2) Keputusan pembubaran organisasi HAISSTIS sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus disetujui
oleh 2/3 (dua pertiga) suara dari seluruh angkatan yang hadir
BAB VI
PENUTUP
Pasal 20
Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah
Tangga.
Pasal 21
Anggaran Dasar ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
Ditetapkan di Jakarta
8 Nopember 2007
DRAFT REVISI
ANGGARAN RUMAHTANGGA HIMPUNAN ALUMNI
AKADEMI ILMU STATISTIK/SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Anggaran Rumah Tangga ini bersumber pada Anggaran Dasar Himpunan Alumni Akademi Ilmu
Statistik /Sekolah Tinggi Ilmu Statistik yang selanjutnya dalam Anggaran Rumah Tangga ini
disebut HAISSTIS.
BAB II
KEANGGOTAAN
Pendaftaran anggota
Pasal 2
(1) Anggota HAISSTIS terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 Anggaran Dasar.
(2) Anggota biasa didaftar secara otomatis, bagi mereka lulusan Akademi Ilmu Statistik atau
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik
(3) Pendaftaran anggota luar biasa dilakukan secara tertulis dengan mengisi formulir
pendaftaran yang disediakan oleh Pengurus.
(4) Anggota kehormatan didaftar atas permintaan Pengurus Pusat dan atau Pengurus
Angkatan dengan memberikan penjelasan alasannya
(5) Pendaftaran anggota luar biasa dan anggota kehormatan dapat dilakukan melalui Pengurus
Angkatan yang selanjutnya dikirimkan langsung ke Pengurus Pusat
(6) Pengurus Pusat akan mengirimkan surat penerimaan atau penolakan untuk menjadi anggota
selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah formulir diterima.
(7) Dalam hal jangka waktu 1 (satu) bulan sebagaimana dimaksud dalam ayat (6) terlampaui dan tidak
ada jawaban, maka permohonan menjadi anggota dianggap diterima
Kewajiban
Pasal 3
(1) Setiap anggota wajib:
a. menjunjung tinggi asas, sifat, tujuan, dan nama baik HAISSTIS;
b. memberikan saran/masukan dan ikut serta mengembangkan HAISSTIS;
c. mentaati dan melaksanakan segala keputusan HAISSTIS;
d. membayar uang iuran anggota HAISSTIS;
(2) Kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d tidak berlaku bagi anggota kehormatan
Hak
Pasal 4
(1) Setiap anggota biasa mempunyai hak bicara, suara, dan hak untuk dapat dipilih menjadi Pengurus
HAISSTIS;
(2) Setiap anggota luar biasa dan anggota kehormatan mempunyai hak bicara tetapi tidak mempunyai hak
untuk dapat dipilih dan memilih Pengurus HAISSTIS.
Berakhirnya Keanggotaan
Pasal 5
Keanggotaan seseorang dapat berakhir karena:
a. atas permintaan sendiri;
b. meninggal dunia; dan
c. atas Keputusan Pengurus Pusat
Pasal 6
(1) Pengurus Pusat HAISSTIS dapat memutuskan pemberhentian sebagai anggota dalam hal:
a. sikap dan tindakan anggota yang bersangkutan merugikan kepenting-an negara dan
HAISSTIS; dan
b. tidak melaksanakan kewajiban se-suai dengan ketentuan yang berlaku dalam HAISSTIS;
(2) Keputusan pemberhentian sebagai anggota oleh Pengurus Pusat, diambil setelah Pengurus
Pusat menyampaikan peringatan dan mempelajari pembelaan yang diajukan anggota yang
bersangkutan.
(3) Pembelaan anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (2), diajukan paling lambat 1 (satu)
bulan sejak diterimanya peringatan dari Pengurus Pusat,
(4) Dalam hal anggota sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) tidak mengajukan pembelaan
setelah lewat waktu 1 (satu) bulan setelah peringatan diterima, Pengurus Pusat dapat
langsung memutuskan pemberhentian yang bersangkutan dari keanggotaan.
(5) Pengurus Pusat dapat melakukan rehabilitasi atas anggota yang telah diberhentikan.
BAB III
KONGRES
Pasal 7
(1) Kongres diadakan satu kali dalam empat tahun dan diikuti oleh Pengurus Angkatan
(2) Pengurus Pusat menentukan waktu dan agenda Kongres serta mencantumkan dalam
undangan kepada seluruh Pengurus Angkatan paling lambat satu bulan sebelum Kongres
dilaksanakan.
(3) 1 (satu) tahun sebelum Kongres dilaksanakan, Ketua Umum Pusat HAISSTIS membentuk
Panitia Kongres yang bertugas mengatur penyelenggaraan Kongres.
Pasal 8
(1) Kongres dinyatakan sah apabila dihadiri sekurang-kurangnya 1/2 (satuperdua) jumlah
Pengurus Angkatan, apabila jumlah tidak mencapai quorum, Kongres ditunda untuk waktu
satu jam dan selanjutnya Kongres dilaksanakan tanpa memperhatikan jumlah yang hadir
dan dapat mengambil keputusan yang sah.
(2) Setiap keputusan dalam Kongres diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat dan
apabila musyawarah dan mufakat tidak dicapai dilakukan pemungutan suara.
(3) Keputusan dalam pemungutan suara adalah sah apabila sekurang-kurangnya mendapatkan
suara 1/2 + 1 (satuperdua ditambah satu) dari pengurus angkatan yang hadir.
BAB IV
PEMILIHAN KETUA UMUM
Pasal 9
(1) Ketua Umum diangkat untuk masa jabatan 4 (empat) tahun dan setelahnya dapat dipilih
kembali dengan sebanyak-banyaknya 2 (dua) masa jabatan.
(2) Pemilihan Ketua Umum untuk periode berikutnya ditetapkan dalam Kongres yang
dipimpin oleh Ketua Kongres.
(3) Setiap anggota HAISSTIS dapat mengajukan calon Ketua Umum yang didukung sekurangkurangnya
oleh 5 (lima) pengurus angkatan, kepada Panitia Pelaksana Kongres selambatlambatnya
tiga bulan sebelum Kongres dilaksanakan.
(4) Panitia Pelaksana Kongres akan mengirimkan seluruh nama calon Ketua Umum kepada
seluruh pengurus angkatan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum Kongres
dilaksanakan.
(5) Semua nama calon Ketua Umum yang dinominasikan akan diseleksi oleh Rapat Pra-
Kongres yang diadakan 1 (satu) hari sebelum Kongres dilaksanakan yang dihadiri hanya
oleh wakil-wakil dari angkatan untuk menghasilkan sebanyak-banyaknya lima calon Ketua
Umum untuk dipilih dalam Kongres.
(6) Setiap angkatan pada Rapat Pra-Kongres diwakili 3 (tiga) orang dan merupakan wakil-wakil
yang sah dengan membawa surat mandat yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris
Angkatan Akademi Ilmu Statistik/Sekolah Tinggi Ilmu Statistik.
(7) Kelima calon Ketua Umum yang terpilih dalam Rapat Pra-Kongres, mendapat kesempatan yang sama
berbicara untuk mengemukakan rancangan program kerja masing-masing.
(8) Keputusan Kongres dalam memilih Ketua Umum diambil berdasarkan suara terbanyak dari seluruh
pengurus angkatan yang hadir dan tidak kehilangan hak pilih..
BAB V
PIMPINAN
Pasal 10
Pimpinan HAISSTIS terdiri dari
a. Dewan Pensehat;
b. Pengurus Pusat;
c. Pengurus Angkatan dan
d. Koordinator Wilayah
Pasal 11
Dewan Penasehat sekurang-kurangnya terdiri dari seorang Ketua Dewan merangkap anggota dan
sebanyak-banyaknya 3 (tiga) orang anggota, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (3) Anggaran
Dasar
Pasal 12
(1) Dewan Penasehat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11, dipilih oleh Pengurus Pusat
HAISSTIS dan Pengurus Angkatan.
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Statistik yang diwakili oleh Ketuanya secara ex-officio menjadi salah
satu anggota Dewan Pengarah
(3) Dalam hal Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Statistik adalah Ketua HAISSTIS, maka Ketua Sekolah Tinggi
Ilmu Statistik dapat mewakilkan kepada unsur Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik untuk menjadi
anggota Dewan Penasehat
Pasal 13
Dewan Penasehat bertugas untuk memberi pengarahan, pertimbangan, saran, dan/atau nasihat yang
dipandang perlu terhadap langkah-langkah yang harus diambil dalam pelaksanaan program dan kegiatan
HAISSTIS.
Pasal 14
(1) Dewan Penasehat mengadakan rapat atau pertemuan sesuai dengan kebutuhan.
(2) Rapat Dewan Penasehat dipimpin oleh Ketua Dewan Penasehat atau oleh salah 1 (satu) orang
anggotanya dalam hal Ketua berhalangan.
(3) Rapat Dewan Penasehat sah dan dapat mengambil keputusan apabila dihadiri oleh sekurangkurangnya
1/2 (satuperdua) dari jumlah Dewan Penasehat.
(4) Keputusan rapat Dewan Penasehat adalah sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya 1/2
(satuperdua) lebih satu dari jumlah yang hadir.
Pengurus
Pasal 15
(1) Pengurus HAISSTIS terdiri dari Pengurus Harian dan Pengurus Lengkap.
(2) Pengurus Harian terdiri dari seorang Ketua Umum, Ketua Harian , seorang Sekretaris, Wakil
Sekretaris dan Bendahara.
(3) Pengurus Lengkap terdiri dari Pengurus Harian ditambah dengan Pengurus lainnya yang sebanyakbanyaknya
berjumlah 11 (sebelas) orang
Pasal 16
(1) Selambat-lambatnya 2 (dua) bulan setelah Kongres, Ketua Umum terpilih harus sudah
melengkapi Pengurus Harian, dan Pengurus Lengkap dengan memberitahukan secara resmi
kepada angggota HAISSTIS melalui Pengurus Angkatan.
(2) Masa jabatan Pengurus HAISSTIS adalah 4 (empat) tahun dan setelahnya dapat dipilih
kembali sebanyak-banyaknya 2 (dua) periode.
(3) Dalam hal Ketua Umum berhalangan untuk waktu yang tidak dapat ditentukan lamanya
atau mengundurkan diri sebelum masa jabatannya habis, HAISSTIS akan dipimpin oleh
seorang Ketua lainnya yang dipilih oleh Rapat Pengurus Lengkap dengan musyawarah
untuk mufakat.
(4) Penyelenggaraan Kongres Luar Biasa untuk memilih Ketua Umum yang baru akan dilaksanakan oleh
pejabat Ketua Umum selambat-lambatnya 1 (satu) tahun setelah terpilihnya pejabat Ketua Umum.
Pasal 17
Tugas pokok Pengurus HAISSTIS, yaitu:
a. merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh Kongres dan programprogram
HAISSTIS;
b. menyusun dan melaksanakan program kerja HAISSTIS dalam periode kepe-ngurusannya;
c. memberikan laporan setahun sekali atau sewaktu-waktu kepada Dewan Penasehat dan
Pengurus Angkatan.
d. mengadakan hubungan, konsultasi, dan kerja sama dengan instansi dan/atau badan lain
yang dipandang perlu dalam pelaksanaan program dan pencapaian tujuan HAISSTIS.
Pasal 18
(1) Rapat Pengurus Harian, dan Pengurus Lengkap akan dipimpin oleh Ketua Umum atau
Ketua lainnya dalam hal Ketua Umum berhalangan hadir.
(2) Rapat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dianggap sah dan dapat mengambil
keputusan apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya 1/2 (satuperdua) dari jumlah Pengurus
yang hadir.
(3) Apabila jumlah tidak mencapai quorum, Rapat ditunda untuk waktu 1 (satu) jam dan
selanjutnya Rapat dilaksanakan tanpa memperhatikan jumlah yang hadir dan dapat
mengambil keputusan yang sah.
(4) Setiap keputusan dalam Rapat, diambil berdasarkan musyawarah dan mufakat dan apabila
musyawarah dan mufakat tidak dicapai dilakukan pemungutan suara.
(5) Keputusan dalam pemungutan suara adalah sah apabila sekurang-kurangnya mendapatkan suara 1/2 +
1 (satuperdua ditambah satu) dari jumlah Pengurus yang hadir
BAB VI
PENGURUS ANGKATAN
Pasal 19
(1) Pengurus Angkatan diangkat dan diberhentikan oleh rapat anggota Angkatan serta
disahkan oleh Pengurus Pusat HAISSTIS.
(2) Masa jabatan Pengurus Angkatan adalah 4 (empat) tahun dan setelahnya dapat dipilih
kembali sebanyak-banyaknya 2 (dua) periode.
(3) Dalam hal Ketua Angkatan berhalangan untuk waktu yang tidak dapat ditentukan atau mengundurkan
diri sebelum habis masa jabatannya, Angkatan akan dipimpin oleh seorang Ketua lainnya yang dipilih
oleh Pengurus Angkatan secara musyawarah untuk mufakat
BAB VII
KOORDINATOR WILAYAH
Pasal 20
(1) Koordinator wilayah berkewajiban mengkoordinasikan anggota HAISSTIS di wilayahnya
(2) Koordinator wilayah dipilih oleh alumni Akademi Ilmu Statistik/Sekolah Tinggi Ilmu
Statistik di wilayah yang bersangkutan
(3) Koordinator wilayah dapat menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan alumni Akademi Ilmu
Statistik/Sekolah Tinggi Ilmu Statistik di daerahnya
BAB VIII
KEUANGAN
Pasal 21
(1) Setiap anggota HAISSTIS kecuali anggota kehormatan, wajib membayar uang iuran bulanan anggota
yang besarnya ditetapkan oleh Pengurus.
(2) Setiap anggota HAISSTIS menyerahkan langsung uang iuran anggota kepada HAISSTIS
atau melalui pengurus Angkatan.
Pasal 22
(1) Penggunaan dan tata cara pencatatan keuangan diatur dan ditentukan oleh Pengurus dan
dilaporkan serta dipertanggungjawabkan oleh Pengurus HAISSTIS kepada Kongres dan
oleh Pengurus Angkatan kepada Rapat Anggota.
(2) Bila dianggap perlu laporan keuangan Pengurus HAISSTIS dapat diperiksa oleh Akuntan Publik.
BAB IX
PENUTUP
Pasal 23
Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini diatur lebih lanjut oleh Pengurus
Pusat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Penasehat
Pasal 24
Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan
Ditetapkan di Jakarta
8 Nopember 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s